Senin, 23 Februari 2015

Rancaupas

pembubaran baksos panitia donor darah & renovasi
JELAJAH GUNUNG BANDUNG 

Trip kali ini ke daerah Ciwidey mengunjungi Pembubaran Baksos dari Jelajah Gunung Bandung kami juga akan menginap di tenda di Bumi Perkemahan Ranca Upas.
Yuuukkk kita jalan.....
Bismillahirrahmaanirrahiim,
Jumat malam teman saya (mbok hasby) menelpon utuk mengajak saya ke acara pembubaran panitia baksos di bumi perkemahan rancaupas dan berjanjian di carefour kiaracondong ,setelah tiba di lokasi TKP kita  akhirnya berangkat menuju ciwidey 2 jam perjalanan akhirnya kami memutuskan untuk makan dulu daerah ciwidey untuk mengisi perut yang kosong hehe
Picture
Campground rancaupas
akhirnya sampai lah kita ke pintu gerbang bumi perkemahan, Cuaca yang cerah menjadi penyemangat untuk berkeliling di sekitar bumi perkemahan ini. ada banyak kegiatan yang bisa di lakukan seperti outbond, berkuda atau bermain di kolam air panas. namun saya langsung tertarik untuk melihat dan memberi makan rusa di penangkaran.
Picture
Penangkaran rusa
pengunjung dapat membeli wortel yang sudah disediakan untuk memberi makan rusa-rusa di penangkaran. Senangnya bisa melihat dari dekat dan memberi makan rusa-rusa di penangkaran ini.  
Selamat datang 
waktu berlalu hingga sore berganti malam,akhirnya kita berlanjut untuk ke campground JGB, wah beruntung sekali kita datang kesana disambut dengan baik oleh rekan rekan dari jgb, tenda pun sudah terpasang di tempat yang kami inginkan. udara dingin mulai terasa di kulit, waktu yang tepat untuk menyalakan api unggun. 
Solat Berjamaah 
Liwet Mbok menu makan malam 











Penerbangan Lampion sebagai simbolis kesuksesan acara baksos JGB 



Selamat pagi ciwidey 


Bangun pagi di udara yang dingin, membuat saya tidak sanggup bangun, karena semalam begadang karena banyak sekali serangkaian acara JGB yang seru , membuat saya tidak ingin tidur hehe ikut begadang .
beruntunglah saya datang ke acara pembubaran baksos JGB karena banyak sekali serangkaian acara dari games , sharing , perkenalan komunitas , climbing , dan banyak lagi acara seru laiinya ,orang orang nya yang sangat WELCOME membuat saya betah berada disana  


Panitia pembubaran baksos donor darah & renovasi MCK JGB

DoorPrize dari jelajah gunung bandung
games tarik tambang
duduk santai menikmati kecerian camping ceria
saya dan sri kandinya JGB :D 
Gowes 
Treking Pulang



Terima kasih kepada :

1. Allah SWT atas limpahan nikmat dan Rahmat-Nya yang tiada berbatas 
2. Orang Tua Tercinta
3. Semua rekan rekan dari jelajah gunung bandung
Terima kasih untuk semua kenangan indahnya. Sampai jumpa di trip selanjutnya 



Slide Video : 




Bukit Moko

Live in The Now (Catatan Kecil Dari Atas Bukit Moko)

sunrise pagi di moko
Pernah dengar tentang Moko? Moko adalah nama sebuah bukit di daerah Padasuka, Bandung. Menurut sumber - sumber yang saya baca, Moko adalah titik tertinggi-nya Bandung. Berada di ketinggian kurang lebih 1500 mdpl. Ketikan saja "bukit moko" di search engine kamu, maka akan muncul gambar - gambar indahpemandangan dari atas bukit Moko, plus review seru dari orang - orang yang sudah pernah ke sana.

Awalnya kita iseng buat nentuin untuk camp karena waktu yang sudah malam akhirnya salah satu teman kita mengajak untuk camp di sekitar bukit moko,Tempatnya mudah - mudah saja dijangkau kok. Kalau kamu suka trekking, bisa dengan jalan kaki kurang lebih 4 jam dimulai dari ujung Jalan Padasuka. Ada juga yang menggunakan sepeda. Kalau menggunakan motor, lebih cepat lagi. Hanya30 menit sampai ke tempat tujuan. 
Selamat pagi bandung 



bersama teman teman c17



BackLight




 
Malam Hari di Tempat camp 
 
foto jepretan kang deni ramadhan 

Cibi Cibi




Perkenalkan yang memakai kemeja kotak kotak adalah Koki Kita
Tujuan kita dibukit Moko sesungguhnya adalah untuk bersenang senang ,melepaskan kejenuhan dan kepenatan untuk bersantai disana tidak lebih tidak kurang seperti itu 

Packing Pulang 

Tempat ini memang cocok sih buat dihabiskan melamun. Kalau kamu suka menulis, siapa tahu melamun di tempat ini bisa memberi banyak inspirasi. Teman saya yang senang membuat film pendek, juga memanfaatkan bukit moko sebagai lokasi shooting filmnya. Buat yang suka camping, ada lahan di bukit Moko ini yang bisa kita pakai untuk mendirikan tenda dan menginap. Tapi jangan kebablasan bangun melewatkan matahari terbit ya. Haha.

Sebelum jalan - jalan ke Moko, seperti biasa saya melakukan riset. Dan seperti yang sudah saya tulis di awal, pemandangan di bukit Moko yang saya lihat dari kamera orang - orang yang sudah pernah ke sana itu indah. Sunrise dan sunsetnya,juga lampu - lampu kota Bandung yang kelap - kelip terlihat seperti bintang dari atas bukit Moko ketika malam hari.

Saya bersama  teman saya tadi berangkat malam hari  Sekedar jalan - camp ceria sih, kalau beruntung ya bisa sekalian melihat sunset dari atas bukit Moko.

 Pemandangan perkebunan dan hutan di sekitar Moko tertutup kabut.Langit Moko putih sekali sungguh indah semesta

__


Curug Cilengkrang


Menepis keraguan .. yang benar itu curug cilengkrang atau curug batu peti ??
Daripada galau dan multi tafsir .. diputuskan harus di cek ke lapangan.
berhubung musim kemarau … airnya kecil ..
Setelah melewati pasar Ujung Berung Bandung, ada belokan menuju ke Cilengkrang. Jalanan landai .. lumayan panjang melewati rumah rumah penduduk. Kemudian lama lama mulai menanjak. Tanjakannya sih belum terlalu gila gilaan. Makin ke atas, mulai melewati kebun kebun penduduk. Dan di sini sudah ada mulai ada vila vila … hanya sedikit lah … mulai dari yang bangunan yang bergaya kampung sampai modern.
Sebenarnya ke arah curug ini bisa melalui jalan Pasir Impun, tapi saya melalui rute lain.
Makin mendekati ke atas, jalanan nanjaknya jadi gila gilaan, untungnya jaraknya tidak terlalu jauh.
… hebatnya di sini ada waterboom .. di kampung begini … yang jauh dari kota .. mungkin pasarnya untuk penduduk sekitar.
Setelah melewati daerah pohon pinus .. akhirnya terlihat pintu masuk curug Cilengkrang. Pas di belokan. Pakai mobil sedan juga bisa sampai kesini kalau dari arah jalan pasir impun. Parkiran mobilnya hanya kecil, mungkin memang jarang yang main ke sini ya …
Berhubung masih pagi .. maka tidak ada yang jaga …
Ya sudah saya masuk saja .. ga jadi deh bayarnya 


Banyak pohon pinusnya …Udaranya tidak terlalu dingin di sini.
mendekat ke curugnya … terlihat Batu Peti

Melewati jalan setapak .. ternyata tidak terlalu jauh .. saya sudah melihat curug-nya, paling dari pintu masuk hanya 2 menitan. Dekat curug .. saya melihat seperti tembok .. berbentuk tapal batas … ternyata itu adalah batu petinya !!
Oww … karena di dekat curugnya ada batu peti .. maka kadang suka di sebut curug batu peti atau juga curug cilengkrang .. terjawab sudah ..
IMG_0805
nah ini dia batu yang dinamakan Batu Peti
Curugnya bisa di bilang kecil … airnya jernih …
Kalau mau sih .. hiking ke curug yang lebih atas lagi .. supaya rame ..
Setelah puas .. cek sana cek sini .. foto foto …




Sepi bangett .. ga ada orang …
Ya sudah balik ah ..
curug cilengkrang
cilengkrang
Curug Cilengkrang Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Bandung Timur
Koordinat google maps -6.890040, 107.731427
Sumber : google maps 

Gunung Bukit Tunggul

Area Camp Ground Bukit Tunggul
Bandung, ibukota Provinsi yang dibangun oleh Belanda tidak berdekatan dengan pelabuhan, merupakan sebuah fenomena alam yang indah, karena dikelililingi oleh alam yang sejuk, dan dikelilingi oleh perbukitan dan gunung. Jika kita berdiri di tempat yang cukup tinggi di Bandung, kita dapat melihat adanya Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Burangrang, Gunung Palasari dan Gunung Bukit Tunggul di sisi Utara, di Bagian Barat terdapat perbukitan kapur Padalarang-Ciatatah-Rajamandala (Gunung Masigit, Pasir Bancana, Pasir Pawon, dll), di bagian Timur terdapat Gunung Manglayang dan Gunung Masigit-Kareumbi, dan di bagian Selatan terdapat Gunung Malabar, Gunung Tilu dan Gunung Patuha. Hampir di tiap lokasi gunung tersebut ditemukan obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti obyek wisata Tangkuban Perahu di sisi Utara, Goa Pawon di Pasir Pawon-Citatah, Kawah Putih di Gunung Patuha, serta Kawasan Konservasi Kareumbi di Gunung Masigit, Kareumbi. Aduhai, betapa indahnya Bandung ini. Namun kali ini, saya coba membagi sedikit yang saya tahu tentang obyek wisata di sisi Utara Bandung yaitu bukit Tunggul




Gunung Bukit Tunggul dari Situ Sangkuriang

Gunung Bukit Tunggul, merupakan salah satu sisa dari letusan Gunung Sunda, dimana gunung ini mempunyai ketinggian 2.208 mdpl. Di kaki sebelah Selatan Bukit Tunggul, terdapat perkebunan kina yang dikelola oleh PTP VIII Bukit Unggul (entah mana yang betul, Bukit Tunggul atau Bukit Unggul). Asal muasal Bukit Tunggul menurut legenda Sangkuriang, berasal dari kayu dari pohon yang tumbuh di bagian Timur, dimana tunggul (pokok pohon, dalam bahasa Sunda), yang menjadi bahan untuk membuat perahu yang disyaratkan oleh Dayang Sumbi (. Bukit Tunggul tersebut, berada di Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, yang menghubungkan antara Lembang dengan Ujungberung. Daerah ini bisa dicapai dari Maribaya-Cibodas-Bukit Tunggul, atau dari Ujungberung-Tanjakan Panjang-Palintang-Palasari-Bukit Tunggul.



Situ Sangkuriang
Di Situ Sangkuriang, terdapat mata air yang diperkirakan menjadi sumber dari Sungai Cikapundung, yang mengalir dari Lembang ke Kota Bandung. Jika dilihat secara geologi, mata air merupakan pertemuan antara 2 litologi yang berbeda, dimana air mengalir di antara rekahan-rekahan batuan, atau pada pertemuan antara batuan yang bersifat permeabel (dapat mengalirkan air), dengan yang impermeabel (susah ditembus air). Kalau kita lihat pada peta geologi dan morfologi, Situ Sangkuriang berada tepat di cekungan antara Gunung Bukit Tunggul dan Gunung Palasari. 


Sumber : google maps
Peta geologi lembar Bandung yang menunjukkan lokasi Bukit Tunggul dan Situ Sangkuriang

Dari peta geologi, Situ Sangkuriang berada di Formasi yang berwarna jingga hingga cokelat dengan kode Qyu, dimana Qyu adalah Hasil Gunung Api Tak Teruraikan yang terdiri dari pasir tufaan, lapili, breksi, aglomerat. Sebagian berasal dari Gunung Tangkuban Perahu dan sebagian berasal dari Gunung Tampomas. Sedangkan di bagian Selatan dari Situ Sangkuriang, formasi ditandai oleh kode Qc dimana, Qc adalahKoluvium, yang terdiri dari reruntuhan pegunungan hasil gunung api tua, berupa bongkah batuan beku antara andesit-basal breksi, batupasir, lempung dan tufa. Adanya kontak antara 2 formasi tersebut memungkinkan adanya air tanah yang keluar, dan mengalir mengisi cekungan, yang oleh warga dibendung, menjadi Situ Sangkuriang dan Curug Batu Sangkur.
Lapang Bukit Tunggul



Jembatan Bukit Tunggul
Nah, ternyata dengan berjalan-jalan, banyak bukan yang bisa dipelajari dari sekitar kita. Memang, alam kita merupakan laboratorium yang tiada habisnya untuk kita amati. Saya datang kemari, ditemani oleh teman teman dari komunitas, komunitas satubumikita untuk melakukan survey acara sabuki cerita yang kebetulan di daerah bukit tunggul ( gustav , jimmy , adek , ismet , taker , sayyid ) Semoga sekelumit cerita yang ngalor ngidul ini bisa memotivasi teman-teman, tidak hanya mengagumi keindahan alam di sekitar kita, namun juga melihatnya dari sisi yang lain.

Camp Ground

komunitas satubumikita

Apa sih haha







Pulau Dewata Bali

Bali , 22 Juli 2013
Siapa yang tak kenal Pulau Bali, pulau dewata yang merupakan icon Indonesia di dunia Internasional. Selain terkenal dengan keindahan pantainya, juga kaya akan budaya tradisionalnya. Hal itulah yang memaksa kami, yaitu aku dan teman-temanku semasa kuliah dulu, berpikir keras bagaimana cara untuk mencapai pulau tersebut. Kalau tidak salah sekitar pertengahan 2013, Setelah beres wisuda
My Journey! 
bali-map-high(foto’s from www.indonesia-tourism.com)
Dengan team yang sama seperti ke Yogyakarta sebelumnya., kami merencanakan untuk berangkat ke Bali dengan memakai jasa pesewat terbang kembali, kebetulan pesawat nya lagi promo gais ,murah meriah, hehe.. 
Saya sudah siap kawan
Setelah beberapa persiapan ini itu, nabung, ngebut  ,kami pun segera berangkat ke bandara dan siap berangkat menggunakan pesawat lion air .
Bandara Husein

Kami tiba di denpasar bandara ngurahrai perjalanan memakai pesawat sangat singkat sekali bandung - bali kurang lebih 75 menit dan kami pun sudah ada yang menjemput disana sebuah mini bus yang akan mengantarkan kami keliling bali selama 5 hari ini perut keroncong dan kami pun memutuskan untuk makan di sebuah restoran di bali , ngileeeeeeer bro 
Restoran Pinggir Pantai

Sudah makan lanjut selfie gais 
restoran ini sengaja terbuka , di pinggir pantai kebayang indahnya gimana .. 
Poppies Line 
Sesampai di  Kuta! Berdasarkan rekomendasi dari si supir tour and travel kami langsung mencari penginapan di Kuta. Penginapan yang mereka rekomendasikan tersebut berada di kawasan Poppies Line Kami segera ke penginapan yang direkomendasikan tersebut, dan beruntung masih tersedia dua kamar kosong. Fasilitas yang ditawarkan oleh penginapan tersebut cukup lumayan juga buat kami, yaitu tempat tidur plus kipas angin, kamar mandi di dalam kamar, dan tersedia breakfast tiap paginya. Lokasinya juga strategis, deket dari Jalan Legian, dan ternyata Jalan Poppies Line tersebut tembusnya ke kawasan pantai Kuta. Kami sangat excited pada waktu itu, aku masih ingat...dan kami memutuskan untuk menginap di penginapan itu untuk beristirahat ..

Esok harinya memasuki Jalan Legian, Kuta, yahpada tau kan pemandangan apa yang akan kalian jumpai disitu, yap! bule-bule yang berkeliaran di sepanjang jalan, sehingga terlihat seperti bukan berada di Indonesia lagi kawan!
Selamat Pagi Bali 

Nah, apa yang selanjutnya kami lakukan di Bali, adalah hal yang mungkin semua orang yang sudah ke Bali melakukannya juga, jadi aku akan membahasnya secara singkat, hehe… (janji deh lain waktu akan diceritakan). Sebenarnya tidak tepat sih kata mengelilingi, karena pada kenyataaannya perjalanan paling jauhnya waktu itu hanya sampai Tanah Lot, hehe.. Okay, ini dia list perjalanan kami kala itu:
Hari 1 : Pantai Kuta – Pura Uluwatu (tempat menyaksikan sunset yang paling kurekomendasikan)
Hari 2 : Pantai Kuta (lagi) – Tempat sodara temen di dekat daerah Tanah Lot (waktu itu kebetulan hari Jumat, dan kami lama disitu, lupa nama tempatnya) –Tanah Lot (sunset cuy)
Hari 3 : Pantai Sanur (niat cari sunrise, apa daya sempat tersesat, nyampe udah jam tujuh aja) – Pantai Kuta (lagi-lagi)



Tanah Lot Bali

Pura

Narsis 

Pura Uluwatu

Yang ini siapa yah ?

Yang pasti, pengalaman yang kudapat di perjalanan kali ini begitu berkesan, karena merupakan perjalanan yang serba mendadak kami merasa puas
Akhirnya, sampai jumpa di lain kesempatan. Teruslah berpetualang kawan, dan cobalah keluar dari zona nyaman kalian sekarang untuk pergi ke tempat yang selama ini hanya bisa kalian impikan dan kalian bayangkan saja, karena alasan waktu dan duit kalian tidak melakukan perjalanan tersebut. Salam! :-)